Dunia Fairies
“Peri Luna ayo cepat kita mengambil air di sumur!”sahut Peri Dinda
“Iya sebentar adikku merengek ikut”Jawabnya.
“Ya sudah kita ajak saja dia!”Kata Peri Dinda.
“Pikir dong Din adikku kan belum bisa terbang masa mau berenang?”Sahut Luna sambil mencoba perlahan lahan meninggalkan adiknya.
“Ayo kita pergi”Sahut ia lagi.
“Hai Lun!”Sapa Peri Nia.
“Din katanya kita mau mengmbil air sumur kok malah ke sekolah sih?”
“Kalau aku bilang ke sini pasti kamu nga mau!^_^
“Siapa bilang aku mau kok!”
Di dekat ruang ganti para peri ada baju yang sedang di jemur di dalam rumah itu ada peri merah dari Negeri AzzkaRas yang sangat jahat,bau,dan pemalas.
“Aku harus menghancurkan negeri Fairies yang penuh warna dan kebaikan”.
“Tapi aku harus mandi dahulu dan menyamar nama Ungu karena hanya ada baju ungu disini walaupun namanya sangat norak”.
Setelah Ungu mandi dan baunya harum,( kita sebut saja dia begitu agar nga kepanjangan.)
“hai peri peri aku pelajar baru yang baru pindah dri negeri yang sangat jauh”jawab peri Ungu.
“Kenalin aku Peri Ungu”sambil menjulurkan tangan.
“Oh ya aku Luna yang ini Dinda yang ini Nia yang ini Chika Yang ini Cinta,Laura dan Cantika.Kami bertugas hanya sekedar membantu membuat kue dan lain lain.Tetapi kalau kita sudah lulus kita boleh mengantarkan kue itu.
Hari pun berlalu Peri Ungu pun sudah sedikit berubah,sekarang ia lupa dengan AzzkAraS.
Akhirnya hari kelulusan pun tiba,se4karang Ungu sudah menjadi gadis yang cantik dan dia sekarang rajin mandi.
“Ini dia no Peserta no 310597 telah lulus”Itu dia siswa terakhir kita.
“Peri ungu akhirnya kamu sudah tidak peduli dengan AzzkaRas,karena saat peretama kali bertemu ada rambut berwarna marah”ucap luna.
“Jadi kalian sudah tau?”
“Ya!”
Akhirnya ungu bahagia hidup di negeri Fairies
TAMAT
tempat untuk berkeluh kesah,menceritakan semua yang terjadi, memberikan kisah yang menarik, dan menghilangkan kebosanan :)
Saturday, May 12, 2007
Karena Bangun Kesiangan
Karena Bangun Kesiangan
jam menunjukan angka 05.30 pagi. Laura masih terlelap dikasur empuknya,ditemani Piko boneka Kelinci kesayangannya. Ia tidak mendengar bunyi klakson mobil yang hampir sepuluh menit berbunyi di depan rumahnya,berusaha membangunkannya.
“Ra,Laura !Ayo bangun. Mobil antar jemputnya sudah nunggu di depan rumah.!”teriak Mama mambangunkan anak bugsunya. “Mama kira kamu sudah mandi.Kok tidur lagi sih?”
Suara keras mamanya langsung membangunkan Laura. Ia melompat dari tempat tidurnya dan segera berlari ke kamar mandi. Ia tak mau ditinggal mobil antar jemput. Laura agak malas naik angkot,karena harus melewati jalan yang berputar putar.
“Ma,berangkat!”teriak Laura setelah lima belas menit mempersiapkan diri. Ia pun segera melompat naik ke mobil antar jemputnya yang telah menunggu sekitar setengah jam.
Selamaperjalanan ke sekolah Pak Dwi mengomel terus karena lama menunggu Laura.
“Maaf deh Pak Dwi !Semalam kan Laura tidurnya malaaam banget. Soalnya untuk ulangan hari ini…” Laura berbohong.Padahal semalam dia membaca novel sebanyak 3 buku.Mendengar penjelasan Laura Pak Dwi akhirnya diam. Tapi mereka hampir terlambat karena terkena macet.
Setiba disekolah,teman teman Laura memandanginya dengan geli. Mereka tertawa sambil menunjuk nunjuk dirinya. Laura tak mengerti apa yang di tertawai teman temannya.Laura cuek saja dan terus berjalan menuju kelasnya. Hari itu ada upacara bendera.Laura sudah membawa semua perlengkapannya. Sabuk,topi,dan dasi.
Kukunya pun sudah dipotong mamanya kemarin.
“Ra kamu mau tidur atau sekolah sih?”Tanya Dhika sambil tertawa geli.
“Ya sekolah ,Dhik! Memangnya kenapa?
“Lihat tuh kepala kelincinya lucu sekali!imutnya.Kata Bunga sambil sedikit tertawa.
Laura menundukan kepalanya dan dia terkejut karena dia masih memakai sandal rumah.
“Ya ampun ternyata aku masih memakai sandal rumah!”Seru Laura. Wajahnya memrah malu.Aku kok tidak sadar ya?
Gara gara aku bangun kesiangan aku tidak memakai spatu hitam ia dihukum.Ia merasa malu sekali.
Tamat
jam menunjukan angka 05.30 pagi. Laura masih terlelap dikasur empuknya,ditemani Piko boneka Kelinci kesayangannya. Ia tidak mendengar bunyi klakson mobil yang hampir sepuluh menit berbunyi di depan rumahnya,berusaha membangunkannya.
“Ra,Laura !Ayo bangun. Mobil antar jemputnya sudah nunggu di depan rumah.!”teriak Mama mambangunkan anak bugsunya. “Mama kira kamu sudah mandi.Kok tidur lagi sih?”
Suara keras mamanya langsung membangunkan Laura. Ia melompat dari tempat tidurnya dan segera berlari ke kamar mandi. Ia tak mau ditinggal mobil antar jemput. Laura agak malas naik angkot,karena harus melewati jalan yang berputar putar.
“Ma,berangkat!”teriak Laura setelah lima belas menit mempersiapkan diri. Ia pun segera melompat naik ke mobil antar jemputnya yang telah menunggu sekitar setengah jam.
Selamaperjalanan ke sekolah Pak Dwi mengomel terus karena lama menunggu Laura.
“Maaf deh Pak Dwi !Semalam kan Laura tidurnya malaaam banget. Soalnya untuk ulangan hari ini…” Laura berbohong.Padahal semalam dia membaca novel sebanyak 3 buku.Mendengar penjelasan Laura Pak Dwi akhirnya diam. Tapi mereka hampir terlambat karena terkena macet.
Setiba disekolah,teman teman Laura memandanginya dengan geli. Mereka tertawa sambil menunjuk nunjuk dirinya. Laura tak mengerti apa yang di tertawai teman temannya.Laura cuek saja dan terus berjalan menuju kelasnya. Hari itu ada upacara bendera.Laura sudah membawa semua perlengkapannya. Sabuk,topi,dan dasi.
Kukunya pun sudah dipotong mamanya kemarin.
“Ra kamu mau tidur atau sekolah sih?”Tanya Dhika sambil tertawa geli.
“Ya sekolah ,Dhik! Memangnya kenapa?
“Lihat tuh kepala kelincinya lucu sekali!imutnya.Kata Bunga sambil sedikit tertawa.
Laura menundukan kepalanya dan dia terkejut karena dia masih memakai sandal rumah.
“Ya ampun ternyata aku masih memakai sandal rumah!”Seru Laura. Wajahnya memrah malu.Aku kok tidak sadar ya?
Gara gara aku bangun kesiangan aku tidak memakai spatu hitam ia dihukum.Ia merasa malu sekali.
Tamat
Apakah Cinta Hanyalah Mimpi ?
Apakah Cinta Hanyalah Mimpi ?
Aku Cinta Adriana .aku sewaktu dulu selalu hidup dengan kebahagiaan.Cinta adalah anak yang baik hati.Impianku selalu terwujud.Aku kelas 3 SMP.Aku sekolah di Smp 20.Aku ingin Mobil, hp N95 pun terwujud.Aku tahu mengapa orang tuaku selalu megabulkan ap yang aku minta,karena aku sakit parah.Kata mama pada waktu aku pertama kali masuk rumah sakit aku hanya kecapean.Tetapi ketika aku sangat bosan berada dikamar aku tidak sengaja melewati ruangan dokter yang merawatku,aku baru tahu bahwa sebenarnya aku tidak kecapean tetapi aku sakit leukemia.Tetapi permintaanku kali ini tidak terwujud aku sangat ingin sembuh dari penyakit ini.Ini pesan terakhirku untuk teman teman ,orang tuaku dan orang yang pernah mengenalku.
“Itu dia pesan terakhir teman kita yang sangat baik yaitu Cinta ”ucap MC yang menyampaikan pesan terakhir dari Cinta sebelum meninggal.
“YA sudah kali ini kita akan memutarkan Film rekaman kehidupan Cinta yang direkam oleh Linda sahabatnya”. Film dimulai,Sewaktu Cinta masih sehat dikelas 2 SMP.
“Cinta kita naik kelas”Ucap Linda.
“Iya Lin kita naik kelas ,Aku pasti bisa membanggakan orang tuaku karena aku rangking 1!”jawab Cinta.
Linda berkata “Ayo kita rayakan ini ke restoran!”
“Ayo”jawab Cinta.
Itulah yang sempat direkam sewaktu ia sehat.Nah kali ini kita lihat rekaman Linda sewaktu orang tuanya pergi untuk mencari obat dan sewaktu Cinta sakit.
Mama dan Papa berkata “Cinta Mama dan Papa mau pergi dulu ya Mama dan Papa mau mencari obat buat Cinta.
Mama Papa jangan pergi jangan tinggalin Cinta nanti Cinta tinggal sama siapa?Jawab Cinta.
Nanti Cinta tinggal bersama tante Nia tetapi kalau kamu masih agak kesepian nanti Linda siap kok. Jawab mamanya dengan tenang.
“Nah para penonton ini Adalah rekaman terakhir saat Cinta berada di rumah sakit dan saat terakhir bersama Linda pada saat meninggal yang direkam saudari Linda dan Luna.
“Hai Cinta aku ikut prihatin atas surat yang kamu tulis untukku,dan aku baru tahu bahwa kamu sakit Leukimia.”Tanya Linda.
“Makasih ya Lin kamu udah ngejenguk aku disini,aku udah cukup senang walaupun cuma kamu yang ngejenguk aku!”jawab Cinta dengan lemes.
“tenang aja temen temen kamu yang lain juga dateng kok!.”
“Ah temen temen aku kangen sama kalian semua.
“Kita juga kangen kok!Jawab temen temen yang lain.
“Nah ini dia yang ditunggu tunggu saat waktu Cinta meninggal tidak ada orang tuanya melainkan sahabatnya, maka dengan itu orang tuanya sangat menyesal.Tetapi yang berlalu biarlah berlalu,ini dia rekaman terakhir yang penuh dengan air mata.
“Lin aku sudah t a a ak sanggup lagi kalau Mama dan Papa datang
dan aku sudah meninggal serahkan surat ini.” Kata Cinta.
“Baiklah aku akan serahkan surat ini tetapi kamu jangan mudah putus asa.”Linda yang Menjawab
“Lin aku sudah tidak kuat lagi…….
“Cinta bangun ,bangun Cinta .
“CINTAAAAAAA jangan tinggalin kita”
Setelah rekaman selesai orang orang diam sejenak dan menangis
Seketika mama Cinta berkata “Cinta jangan tinggalin mama Hu…..Hu….(nangis terisak lho bukan nyorakin)
“Itulah rekaman terakhir kita terima kasih hiks….hiks”
Taamaat
Aku Cinta Adriana .aku sewaktu dulu selalu hidup dengan kebahagiaan.Cinta adalah anak yang baik hati.Impianku selalu terwujud.Aku kelas 3 SMP.Aku sekolah di Smp 20.Aku ingin Mobil, hp N95 pun terwujud.Aku tahu mengapa orang tuaku selalu megabulkan ap yang aku minta,karena aku sakit parah.Kata mama pada waktu aku pertama kali masuk rumah sakit aku hanya kecapean.Tetapi ketika aku sangat bosan berada dikamar aku tidak sengaja melewati ruangan dokter yang merawatku,aku baru tahu bahwa sebenarnya aku tidak kecapean tetapi aku sakit leukemia.Tetapi permintaanku kali ini tidak terwujud aku sangat ingin sembuh dari penyakit ini.Ini pesan terakhirku untuk teman teman ,orang tuaku dan orang yang pernah mengenalku.
“Itu dia pesan terakhir teman kita yang sangat baik yaitu Cinta ”ucap MC yang menyampaikan pesan terakhir dari Cinta sebelum meninggal.
“YA sudah kali ini kita akan memutarkan Film rekaman kehidupan Cinta yang direkam oleh Linda sahabatnya”. Film dimulai,Sewaktu Cinta masih sehat dikelas 2 SMP.
“Cinta kita naik kelas”Ucap Linda.
“Iya Lin kita naik kelas ,Aku pasti bisa membanggakan orang tuaku karena aku rangking 1!”jawab Cinta.
Linda berkata “Ayo kita rayakan ini ke restoran!”
“Ayo”jawab Cinta.
Itulah yang sempat direkam sewaktu ia sehat.Nah kali ini kita lihat rekaman Linda sewaktu orang tuanya pergi untuk mencari obat dan sewaktu Cinta sakit.
Mama dan Papa berkata “Cinta Mama dan Papa mau pergi dulu ya Mama dan Papa mau mencari obat buat Cinta.
Mama Papa jangan pergi jangan tinggalin Cinta nanti Cinta tinggal sama siapa?Jawab Cinta.
Nanti Cinta tinggal bersama tante Nia tetapi kalau kamu masih agak kesepian nanti Linda siap kok. Jawab mamanya dengan tenang.
“Nah para penonton ini Adalah rekaman terakhir saat Cinta berada di rumah sakit dan saat terakhir bersama Linda pada saat meninggal yang direkam saudari Linda dan Luna.
“Hai Cinta aku ikut prihatin atas surat yang kamu tulis untukku,dan aku baru tahu bahwa kamu sakit Leukimia.”Tanya Linda.
“Makasih ya Lin kamu udah ngejenguk aku disini,aku udah cukup senang walaupun cuma kamu yang ngejenguk aku!”jawab Cinta dengan lemes.
“tenang aja temen temen kamu yang lain juga dateng kok!.”
“Ah temen temen aku kangen sama kalian semua.
“Kita juga kangen kok!Jawab temen temen yang lain.
“Nah ini dia yang ditunggu tunggu saat waktu Cinta meninggal tidak ada orang tuanya melainkan sahabatnya, maka dengan itu orang tuanya sangat menyesal.Tetapi yang berlalu biarlah berlalu,ini dia rekaman terakhir yang penuh dengan air mata.
“Lin aku sudah t a a ak sanggup lagi kalau Mama dan Papa datang
dan aku sudah meninggal serahkan surat ini.” Kata Cinta.
“Baiklah aku akan serahkan surat ini tetapi kamu jangan mudah putus asa.”Linda yang Menjawab
“Lin aku sudah tidak kuat lagi…….
“Cinta bangun ,bangun Cinta .
“CINTAAAAAAA jangan tinggalin kita”
Setelah rekaman selesai orang orang diam sejenak dan menangis
Seketika mama Cinta berkata “Cinta jangan tinggalin mama Hu…..Hu….(nangis terisak lho bukan nyorakin)
“Itulah rekaman terakhir kita terima kasih hiks….hiks”
Taamaat
Saturday, March 31, 2007
Puisi tugas sekolah (maret-2007)
PUISI
INDAHNYA PANTAI PANDANGARAN
Kala pagi menyinari
Indahnya Pantai Pangandaran
Matahari menyinari Pangandaran
Tetapi semua itu telah hilang
Gempa dan tsunami telah datang
Dia mengguncang Pantai Pangandaran
Dulu kau menjadi tempat berwisata orang-orang
Tetapi sekarang tidak disana sekarang hanyalah pohon
Sekarang orang menjadi gentar kembali ke pantai Pangandaran
Untuk tempat berlibur
Pangandaran akan kukenang selalu indahmu
Karya: Armeina Intan Rosiana
INDAHNYA PANTAI PANDANGARAN
Kala pagi menyinari
Indahnya Pantai Pangandaran
Matahari menyinari Pangandaran
Tetapi semua itu telah hilang
Gempa dan tsunami telah datang
Dia mengguncang Pantai Pangandaran
Dulu kau menjadi tempat berwisata orang-orang
Tetapi sekarang tidak disana sekarang hanyalah pohon
Sekarang orang menjadi gentar kembali ke pantai Pangandaran
Untuk tempat berlibur
Pangandaran akan kukenang selalu indahmu
Karya: Armeina Intan Rosiana
pantun-pantun tugas sekolah (Maret-2007)
PANTUN
Pagar depan jangan diinjak
Karena memang baru dicuci
Belajar itu memang enak
Apalagi di pagi hari
Perempuan menyukai bunga
Sekuntum bunga di atas bangku
Senang-senanglah kamu membaca
Buku-buku itu gudang ilmu
Venus itu bintangnya fajar
Jupiter itu planet kelima
Sukseskan wajib belajar
Sembilan tahun tidaklah lama
Karya: Armeina Intan Rosiana
Pagar depan jangan diinjak
Karena memang baru dicuci
Belajar itu memang enak
Apalagi di pagi hari
Perempuan menyukai bunga
Sekuntum bunga di atas bangku
Senang-senanglah kamu membaca
Buku-buku itu gudang ilmu
Venus itu bintangnya fajar
Jupiter itu planet kelima
Sukseskan wajib belajar
Sembilan tahun tidaklah lama
Karya: Armeina Intan Rosiana
sinopsis Bawang Merah dan Bawang Putih (tugas sekolah - Maret 2007)
SINOPSIS
BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH
Di Desa Dadapan tinggalah seorang janda dan dua anaknya.Janda itu bernama Mbok Rondo dan dua anaknya bernama Bawang Merah anak kandungnya sedangkan anak tirinya bernama Bawang Putih.Mbok Rondo tidak meperlakukan baik kepada Bawang Putih ia hanya sayang kepada Bawang Merah.
Suatu hari Bawang Putih disuruh ibunya mencuci pakaian ibunya dan Bawang Merah tetapi ketika sedang mencuci selendang ibunya hanyut terbawa arus sungai,Bawang Putih takut pulang ke rumah karena akan dimarahi.
Ketika ia pulang tanpa membawa selendang ibunya ibunya marah dan ia menghukumnya tidak boleh pulang sebelum selendang itu ketemu.Bawang Putih bertanya kepada orang yang sedang mencuci,ada yang bilang bahwa selendang itu dibawa oleh Nini Buto Ijo.
Konon katanya Nini Buto Ijo jahat,tetapi Bawang Putih tidak peduli ia tetap akan pergi ke rumah Nini Buto Ijo. Ketika sudah sampai rumah Nini Buto IJo Bawang Putih mengetuk pintu rumahnya dan Nini Buto Ijo muncul.
Bawang Putih bertanya, “apa benar Ni selendang saya ada di Nini?”.
“Benar”, jawab Nini.
“Apa saya boleh mengambil selendang saya Ni?”, tanya Bawang Putih.
“Boleh asalkan kamu harus membantu saya memasak dan lain lain dan kamu harus menginap”, jawab NiNi. Akhirnya Bawang putih setuju dia akan menginap.
Ketika dia akan memasak dia melihat alat masaknya adalah tulang manusia
Tetapi dia tidak takut yang penting ia bisa mendapatkan selendang ibunya. Ketika Bawang merah sudah menginap beberapa hari ia boleh pulang,tetapi ia harus memilih labu besar atau kecil, ia memilih yang kecil.
Ketika sampai rumah labu itu dibelah ketika dibelah isinya adalah perhiasan, dan Bawang Merah iri akhirnya ia mengikuti Bawang Putih tetapi ia sengaja menjatuhkan selendangnya dan dia juga disuruh memasak dan akhirnya ia juuga memilah labu yang besar ketika dibelah dirumah isinya adalah ular ibunya dan Bawang Merah lari ketakutan.
-TAMAT-
Karya:Armeina Intan Rosiana
BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH
Di Desa Dadapan tinggalah seorang janda dan dua anaknya.Janda itu bernama Mbok Rondo dan dua anaknya bernama Bawang Merah anak kandungnya sedangkan anak tirinya bernama Bawang Putih.Mbok Rondo tidak meperlakukan baik kepada Bawang Putih ia hanya sayang kepada Bawang Merah.
Suatu hari Bawang Putih disuruh ibunya mencuci pakaian ibunya dan Bawang Merah tetapi ketika sedang mencuci selendang ibunya hanyut terbawa arus sungai,Bawang Putih takut pulang ke rumah karena akan dimarahi.
Ketika ia pulang tanpa membawa selendang ibunya ibunya marah dan ia menghukumnya tidak boleh pulang sebelum selendang itu ketemu.Bawang Putih bertanya kepada orang yang sedang mencuci,ada yang bilang bahwa selendang itu dibawa oleh Nini Buto Ijo.
Konon katanya Nini Buto Ijo jahat,tetapi Bawang Putih tidak peduli ia tetap akan pergi ke rumah Nini Buto Ijo. Ketika sudah sampai rumah Nini Buto IJo Bawang Putih mengetuk pintu rumahnya dan Nini Buto Ijo muncul.
Bawang Putih bertanya, “apa benar Ni selendang saya ada di Nini?”.
“Benar”, jawab Nini.
“Apa saya boleh mengambil selendang saya Ni?”, tanya Bawang Putih.
“Boleh asalkan kamu harus membantu saya memasak dan lain lain dan kamu harus menginap”, jawab NiNi. Akhirnya Bawang putih setuju dia akan menginap.
Ketika dia akan memasak dia melihat alat masaknya adalah tulang manusia
Tetapi dia tidak takut yang penting ia bisa mendapatkan selendang ibunya. Ketika Bawang merah sudah menginap beberapa hari ia boleh pulang,tetapi ia harus memilih labu besar atau kecil, ia memilih yang kecil.
Ketika sampai rumah labu itu dibelah ketika dibelah isinya adalah perhiasan, dan Bawang Merah iri akhirnya ia mengikuti Bawang Putih tetapi ia sengaja menjatuhkan selendangnya dan dia juga disuruh memasak dan akhirnya ia juuga memilah labu yang besar ketika dibelah dirumah isinya adalah ular ibunya dan Bawang Merah lari ketakutan.
-TAMAT-
Karya:Armeina Intan Rosiana
Wednesday, March 21, 2007
Subscribe to:
Posts (Atom)